Garut, 9 Juni 2026 — Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Komputer Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat kepada UMKM Pengrajin Batik Gasik Garut. Kegiatan ini mengangkat tema “Pengelolaan Keuangan UMKM Pengrajin Batik” sebagai upaya meningkatkan pemahaman pelaku usaha dalam mengelola keuangan usaha secara lebih tertib, sederhana, dan berkelanjutan.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, bertempat di lokasi UMKM Pengrajin Batik Gasik Garut. Tim Program Studi Akuntansi FEB UNIKOM memberikan edukasi mengenai pentingnya pencatatan keuangan bagi UMKM, khususnya dalam memisahkan keuangan pribadi dan keuangan usaha, mencatat pemasukan dan pengeluaran, menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, serta memahami laba usaha secara lebih akurat.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM diberikan pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga diarahkan pada praktik sederhana yang sesuai dengan kebutuhan UMKM batik, seperti pencatatan kas, pencatatan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya operasional, hingga penyusunan laporan keuangan sederhana.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr. Surtikanti, SE., M.Si., Ak., CA., menyampaikan bahwa pengelolaan keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga keberlangsungan usaha UMKM. Dengan pencatatan yang baik, pelaku usaha dapat mengetahui kondisi keuangan usahanya, mengevaluasi keuntungan, mengontrol biaya, serta mengambil keputusan usaha secara lebih tepat.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM lokal, khususnya sektor kerajinan batik yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi. Program Studi Akuntansi FEB UNIKOM berharap kegiatan ini dapat membantu UMKM Batik Gasik Garut dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan, sehingga usaha dapat berkembang lebih profesional dan berdaya saing.
Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini, sinergi antara perguruan tinggi dan pelaku UMKM diharapkan terus berlanjut, tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga pendampingan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.
